Mulai dari sambungan, bukan dari ukuran bola nominal
Bola solder memiliki volume awal yang terdefinisi, tetapi sambungan akhir dibentuk oleh lebih dari sekadar volume itu. Panjang dan lebar pad, profil lead atau terminal, finis permukaan, jarak ke fitur berdekatan, orientasi komponen dan area ikatan atau fillet yang diinginkan semuanya memengaruhi hasil. Oleh karena itu, diameter bola nominal yang sama bisa sesuai untuk satu sambungan dan tidak sesuai untuk sambungan lain. Gambar teknik atau informasi sambungan yang diukur membuat perbandingan menjadi lebih dapat diandalkan. Catat apakah benda kerja bersifat kaku, fleksibel, atau didukung fixture. Penyajian part memengaruhi di mana bola tiba dan bagaimana material cair menyebar, sehingga geometri dan penjepitan kerja termasuk dalam diskusi proses yang sama. Tujuannya bukan sekadar menggunakan bola terkecil yang tersedia. Tujuannya adalah memilih volume solder dan kondisi pengiriman yang dapat mencapai lokasi yang dimaksud sekaligus kompatibel dengan komponen, akses, dan kriteria penerimaan. Pada beberapa desain, bola yang lebih besar mungkin memberikan volume awal yang lebih cocok; pada desain lain, bola yang lebih kecil mungkin lebih cocok untuk sambungan yang terpadu. Tidak ada kesimpulan yang semestinya dibuat hanya dari pitch atau disalin dari aplikasi yang tidak terkait.
